Beranda Bogor Sambut Imlek 2026, Vihara di Bogor Gelar Ritual Pencucian Patung Buddha Tidur

Sambut Imlek 2026, Vihara di Bogor Gelar Ritual Pencucian Patung Buddha Tidur

Patung Buddha Tidur Tonjong, foto: MTVN/Wijokongko
Patung Buddha Tidur Tonjong, foto: MTVN/Wijokongko

Bogor, Kalawaca.com — Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, Vihara Buddha Dharma & 8 Pho Sat di Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, menggelar ritual pencucian rupang atau patung dewa-dewi, Minggu (8/2/2026).

Ritual tahunan tersebut diikuti pengurus vihara dan umat Buddha, termasuk prosesi pencucian Patung Buddha Tidur raksasa yang menjadi ikon vihara.

Menurut pengurus harian Vihara Buddha Tidur Tonjong, Ronald Fernandez, ritual pencucian rupang memiliki makna spiritual sebagai simbol pensucian diri dalam menyambut tahun baru.

“Pembersihan patung Buddha Tidur bersama patung dewa-dewi ini dilakukan untuk membersihkan tempat ibadah sekaligus sebagai simbol mensucikan hati dan pikiran umat,” ujar Ronald di lokasi kegiatan.

Patung Buddha Tidur di vihara tersebut dikenal sebagai salah satu yang terbesar di Indonesia. Patung ini memiliki panjang sekitar 18 meter dan tinggi sekitar 5 meter. Posisi patung menggambarkan Mahaparinibbana, yakni momen Sang Buddha mencapai nirwana dalam posisi berbaring.

Dalam prosesi ritual, patung dibersihkan menggunakan air yang dicampur dengan bunga-bunga, seperti sedap malam, mawar, dan melati. Pencucian dilakukan secara berurutan, dimulai dari bagian wajah, kemudian tangan, hingga kaki patung, dengan penuh kehati-hatian.

Ronald berharap ritual tersebut membawa kebaikan bagi umat di tahun yang baru. “Memasuki Shio Kuda Api, kami berharap semua dilimpahkan rezeki, kesehatan, kebahagiaan, dan kedamaian,” katanya.

Selain sebagai tempat ibadah, Vihara Buddha Dharma & 8 Pho Sat juga kerap dikunjungi masyarakat sebagai destinasi wisata religi. Keberadaan Patung Buddha Tidur Tonjong menarik minat pengunjung yang ingin berdoa sekaligus merasakan suasana vihara yang kerap disamakan dengan vihara-vihara di Thailand.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses