Beranda Tangerang SATGAS-PENTUNGAN: MAN 1 Kota Tangerang Jadi Tempat Perdana Sosialisasi Pencegahan Perundungan

SATGAS-PENTUNGAN: MAN 1 Kota Tangerang Jadi Tempat Perdana Sosialisasi Pencegahan Perundungan

Kalawaca.com – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bersama Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Tangerang menggelar sosialisasi pencegahan perundungan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Tangerang, pada Rabu, 11 November 2024. Kegiatan ini melibatkan sekitar seratus siswa-siswi di sela-sela kegiatan class-meeting menjelang liburan sekolah.

Ketua Tim PKM, Badrus Samsul Fata, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah awal dari program pencegahan perundungan. Sebelumnya, telah dilakukan dua kali pelatihan Training of Facilitator (TOF 1.0 & 2.0) kepada seluruh pengurus dan anggota IPNU serta IPPNU Kota Tangerang.

“Sosialisasi dan penyuluhan anti perundungan ini merupakan kegiatan perdana yang kami lakukan setelah Stakeholder Meeting dan dua kali pelatihan TOF untuk pengurus dan naggota IPNU-IPPNU Kota Tangerang,” ungkap Badrus, yang juga merupakan dosen di STAI Binamadani Tangerang.

Ia menekankan pentingnya pencegahan perundungan dilakukan secara berkelanjutan untuk mengurangi angka kekerasan dan bullying di kalangan pelajar. Perilaku perundungan sering kali disebabkan oleh ketidaktahuan pelajar, sehingga penguatan literasi harus terus dilakukan.

“Mengingat angka perundungan yang semakin mencemaskan, hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk era disrupsi digital dan ketidaktahuan pelajar dalam interaksi sehari-hari,” kata Badrus.

Sebagai langkah awal, kampanye sosialisasi pencegahan perundungan dimulai di MAN 1 Kota Tangerang, dan akan dilanjutkan ke tiga sekolah lainnya, yaitu MAN 2 Kota Tangerang, MA Jabal Nur, dan MA Daarul Qur’an Lantaburo.

“Ini adalah awal gerakan kami untuk mencegah kasus perundungan di Kota Tangerang,” pungkas Badrus, yang juga merupakan peneliti senior di Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M).

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang, H. Abdurrahman, menekankan pentingnya penyuluhan tentang pencegahan perundungan.”Hal seperti ini masih dianggap sepele, padahal perilaku bullying merupakan persoalan yang serius,” ungkap Haji Oman, sapaan akrabnya.

Ia berharap program ini dapat diterapkan di madrasah lainnya di Kota Tangerang, karena pencegahan perundungan memerlukan keterlibatan banyak pihak, tidak hanya pemerintah, tetapi juga dukungan masyarakat.

“Semoga program ini membawa kemaslahatan bagi kita semua, khususnya madrasah-madrasah di Kota Tangerang,” harap Haji Oman.

Ketua PC IPNU Kota Tangerang, Ariq Hasanudin, juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam kampanye pencegahan perundungan, yang menjadi fokus utama IPNU-IPPNU Kota Tangerang.

“Terima kasih kepada Kasi Penmad, Tim PKM, dan Lakpesdam PCNU Kota Tangerang yang telah mendampingi kami dalam kampanye ini,” ungkap Ariq.

Ia berharap penyuluhan yang diinisiasi oleh IPNU-IPPNU melalui Satuan Tugas Penggerak Anti Perundungan (SATGAS-PENTUNGAN) dapat berlanjut ke setiap sekolah dan pesantren, sehingga kader-kader organisasi pelajar dapat terus mendampingi siswa dalam menuntut ilmu dengan nyaman dan gembira di sekolah.

“Mari kita ciptakan situasi dan kondisi yang nyaman bagi pelajar dalam menuntut ilmu, guna menciptakan generasi muda yang bertaqwa di masa depan,” tandas Ariq.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini