Beranda Bogor Seluruh Peron Stasiun Bogor Kini Layani KRL 12 Kereta, KAI Siapkan Eskalator...

Seluruh Peron Stasiun Bogor Kini Layani KRL 12 Kereta, KAI Siapkan Eskalator ke Stasiun Paledang

Stasiun Bogor. Sumber: lovelybogor.com
Stasiun Bogor. Sumber: lovelybogor.com

BOGOR, Kalawaca.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI meningkatkan kapasitas layanan di Stasiun Bogor dengan mengoperasikan seluruh peron untuk melayani KRL Commuter Line berformasi 12 kereta (SF12). Langkah ini dilakukan untuk mengakomodasi tingginya mobilitas penumpang di lintas Bogor.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, sejak 15 Juli 2026, peron jalur 6, 7, dan 8 resmi melayani rangkaian KRL 12 kereta. Sebelumnya, ketiga jalur tersebut hanya dapat melayani rangkaian 10 kereta (SF10).

“Dengan beroperasinya peron jalur 6, 7, dan 8 tersebut, seluruh peron di Stasiun Bogor kini dapat melayani rangkaian SF12. Sebelumnya, jalur 6, 7, dan 8 secara maksimal melayani rangkaian SF10,” ujar Anne Purba dalam keterangannya, Selasa (28/7/2026).

Kapasitas Stasiun Bogor Meningkat

Menurut Anne, peningkatan kapasitas menjadi kebutuhan mendesak mengingat ratusan ribu pelanggan memanfaatkan Bogor Line setiap hari untuk bekerja, belajar, mengakses layanan publik, hingga beraktivitas lainnya.

Dengan seluruh peron mampu melayani rangkaian 12 kereta, pengaturan kedatangan dan keberangkatan KRL menjadi lebih fleksibel. Selain itu, distribusi penumpang ke setiap peron juga lebih merata sehingga proses naik dan turun penumpang berlangsung lebih tertib dan nyaman.

“Ratusan ribu pelanggan mengandalkan Bogor Line setiap hari untuk bekerja, belajar, mengakses layanan publik, dan menjalankan berbagai aktivitas,” kata Anne.

Peron Telah Lolos Serangkaian Uji

Sebelum dioperasikan, peron jalur 6, 7, dan 8 telah melewati sejumlah tahapan pengujian. Uji beban menggunakan lokomotif dilakukan pada 29 Juni 2026, kemudian dilanjutkan uji operasional KRL pada 1 Juli 2026 serta uji bersama yang melibatkan unsur prasarana, sarana, dan operasional.

Anne menegaskan seluruh proses dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan menjaga keselamatan penumpang.

“Setiap tahapan pengujian dilakukan secara menyeluruh agar kesiapan prasarana, sarana, dan pola operasi berjalan selaras. Keselamatan pelanggan dan keandalan perjalanan menjadi acuan utama sebelum fasilitas digunakan,” ujarnya.

KAI Bangun Eskalator ke Stasiun Paledang

Selain meningkatkan kapasitas peron, KAI juga melanjutkan pengembangan Stasiun Bogor. Sejumlah pekerjaan yang akan dilakukan meliputi pembangunan kanopi (overcapping) di peron jalur 4 dan 5, penataan peron jalur 2 dan 3, serta pemasangan eskalator yang menghubungkan Stasiun Bogor dengan Stasiun Bogor Paledang.

Pengembangan tersebut bertujuan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pelanggan saat menunggu maupun berpindah menuju layanan Commuter Line.

Anne berharap modernisasi fasilitas ini dapat mendukung pelayanan transportasi kereta api yang semakin aman, nyaman, dan mampu mengakomodasi pertumbuhan jumlah pengguna KRL di wilayah Bogor dan sekitarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini