JAKARTA, KALAWACA.COM — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberi sinyal bahwa program sekolah swasta gratis di Jakarta akan diperluas. Pemerintah Provinsi DKI masih membahas jumlah sekolah tambahan bersama DPRD DKI Jakarta.
“Akan ada penambahan yang cukup signifikan. Tetapi saya belum mau menyampaikan angkanya sekarang,” kata Pramono di Kantor Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2026), seperti dilaporkan Kompas.com.
Program sekolah swasta gratis saat ini melibatkan 103 sekolah dan kemudian diperluas dengan tambahan 50 sekolah. Penambahan yang tengah dibahas akan berada di luar jumlah tersebut dan baru diumumkan setelah pembahasan dengan DPRD rampung.
Gedung sekolah bertingkat di Petamburan
Pramono juga menyoroti kebutuhan ruang belajar di Tanah Abang. Ia berencana menggabungkan lahan SD Negeri Petamburan 05 dan SD Negeri Petamburan 07, yang luasnya sekitar 5.000 meter persegi, dengan SMP negeri di dekatnya. Gabungan lahan itu mencapai sekitar 6.900 meter persegi.
Di atasnya akan dibangun gedung lima hingga enam lantai untuk menambah daya tampung SMP negeri, dengan sebagian lantai bawah dipakai untuk fasilitas olahraga. Rencana ini akan dimasukkan ke anggaran 2027 dan ditargetkan selesai pada 2028, paling lambat 2029.
“Maka kami akan mengintegrasikan seperti di tempat-tempat yang kemarin kita revitalisasi,” ujar Pramono.
Bagian dari pola revitalisasi vertikal
Pola gedung bertingkat sudah diterapkan di SDN Pekayon 05 dan SMPN 91 Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang kini berada dalam satu gedung enam lantai. Pada Oktober 2026, Pemprov DKI menyatakan telah merampungkan renovasi 16 dari 19 gedung sekolah target tahun anggaran 2025 dengan total anggaran Rp876,7 miliar.
Di sisi lain, program sekolah swasta gratis masih menyisakan pekerjaan pengawasan. Kompas.com dalam beberapa laporannya mencatat dugaan pungutan di sejumlah sekolah swasta gratis, yang menurut pemberitaan itu terancam sanksi.




