Dinkes Pati Temukan Bakteri pada MBG di SMKN 4

Avatar Redaksi

2 menit baca

Sejumlah siswa SMKN 4 Pati dirawat di RS KSH usai diduga keracunan MBG, Senin (9/2).
Sejumlah siswa SMKN 4 Pati dirawat di RS KSH usai diduga keracunan MBG, Senin (9/2).

PATI, Kalawaca.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pati terganjal masalah serius. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati mengonfirmasi adanya temuan kandungan bakteri pada sejumlah sampel makanan yang didistribusikan kepada siswa di SMKN 4 Pati, Rabu (4/3/2026).

Berdasarkan hasil uji laboratorium, bakteri tersebut ditemukan pada dua jenis menu utama, yakni susu kedelai dan garang asem. Temuan ini memicu kekhawatiran terkait standar higienitas pengolahan makanan dalam program skala besar tersebut.

Evaluasi Total SPPG Margorejo

Merespons temuan ini, pemerintah daerah mengambil langkah tegas. Distribusi makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Margorejo dihentikan total untuk sementara waktu.

“Kami telah menginstruksikan penghentian sementara operasional distribusi dari SPPG Margorejo. Fokus utama saat ini adalah audit menyeluruh terhadap rantai pasok dan proses pengolahan makanan hingga hasil evaluasi dinyatakan aman,” ujar perwakilan Dinas Kesehatan Pati dalam keterangannya.

Langkah Penanganan

Hingga berita ini diturunkan, tim medis terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan para siswa di SMKN 4 Pati guna mengantisipasi adanya gejala keracunan makanan atau gangguan pencernaan massal.

Pihak sekolah dan orang tua murid mendesak adanya transparansi dan perbaikan standar operasional prosedur (SOP) agar kejadian serupa tidak terulang, mengingat program MBG merupakan pilar penting dalam peningkatan kualitas gizi pelajar.

Dinkes Pati juga berencana melakukan pemeriksaan serupa di sekolah-sekolah lain yang menerima distribusi dari penyedia yang sama untuk memastikan keamanan pangan bagi seluruh siswa di Kabupaten Pati.

Menemukan kekeliruan? Ajukan koreksi atau hak jawab.