Beranda Bogor Peringati Hari Bumi, Desa Pamijahan Tanam 1.500 Pohon

Peringati Hari Bumi, Desa Pamijahan Tanam 1.500 Pohon

PAMIJAHAN, KALAWACA.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Pamijahan bersama Gugus Tugas Desa Damai menyelenggarakan kegiatan penanaman 1.500 bibit pohon di sepanjang Jalan Baru Masagi, Kabupaten Bogor, pada Ahad, 3 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan momentum Hari Bumi Sedunia sekaligus agenda Car Free Day (CFD).

Aksi penghijauan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah desa, elemen masyarakat, dan Relawan Susur Sungai (Resus) Rumpin. Fokus utama kegiatan adalah penguatan ekosistem lokal melalui penambahan tutupan hijau guna menjaga kualitas udara dan ketersediaan sumber air tanah di wilayah tersebut.

Ketua Gugus Tugas Desa Damai Desa Pamijahan, Cecep Mahpud Kamil menerangkan bahwa ​kegiatan yang mengusung tema “Satu Pohon Sejuta Kebaikan – Satu Benih Sejuta Harapan” ini bertujuan membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya menjaga daya dukung alam. Ia menambahkan bahwa aksi ini juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan antarwarga melalui nilai gotong royong, selaras dengan peran Pamijahan sebagai Desa Damai.

​”Kegiatan ini diselenggarakan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga bumi merupakan amanah bersama. Kami berupaya mengurangi dampak kerusakan lingkungan serta memperbaiki kualitas udara dan sumber air,” terang Cecep kepada Kalawaca.com, Minggu, 3 Mei 2026.

​Upaya penanaman di tingkat desa ini berjalan beriringan dengan dinamika kondisi hutan nasional. Berdasarkan laporan Auriga Nusantara yang dipublikasi sejak 26 April 2026 lalu mencatat, sepanjang 2025 deforestasi di Indonesia mencapai 433.751 hektare. Angka ini dua kali lipat lebih tinggi dibanding deforestasi tahun 2024. Jika dihitung rata-ratanya, maka Indonesia kehilangan sekitar 36.146 hektare hutan setiap bulannya.

Laporan tersebut juva merinci bahwa sebagian besar deforestasi yang terjadi, sekitar 44 persen, berada di dalam area konsesi yang diizinkan pemerintah seperti kawasan pertambangan dan perkebunan sawit. Ditinjau dari segi wilayah, Kalimantan mencapai 158.283 hektare, diikuti Sumatra sebesar 144.150 hektare, dan Papua sebesar 77.678 hektare. Sulawesi mencatat 36.685 hektare, disusul Maluku (7.527 hektare), Bali dan Nusa Tenggara (4.209 hektare), serta Jawa (2.221 hektare).

Melalui penanaman 1.500 pohon ini, Pemdes Pamijahan berharap dapat menciptakan dampak positif jangka panjang bagi kesehatan masyarakat desa. Di samping manfaat ekologis, kegiatan Car Free Day yang mengiringi aksi penanaman juga diarahkan untuk mempromosikan gaya hidup sehat dan ramah lingkungan. Aksi penanaman pohon ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk melakukan perawatan berkala terhadap pohon-pohon yang telah ditanam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini