BOGOR, KALAWACA.COM — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Perkemahan Anak Indonesia Hebat (KAIH) Tahun 2026 di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter peserta didik jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kegiatan yang memasuki tahun kedua penyelenggaraan ini berlangsung selama lima hari, dari 31 Agustus hingga 4 September 2026.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa perkemahan ini merupakan bagian dari strategi besar kementerian dalam menanamkan nilai-nilai karakter melalui pendekatan yang humanis, inklusif, dan partisipatif. Menurutnya, Pramuka adalah sarana efektif untuk menumbuhkan jiwa patriotisme, rasa cinta Tanah Air, serta sikap bersahaja di kalangan siswa.
“Sesuai dengan tema perkemahan ini, kita ingin agar tunas aman, sekolah nyaman. Kita ingin membangun sekolah sebagai lingkungan rumah kedua bagi anak-anak kita. Dengan semangat Pramuka, mereka diharapkan dapat membangun hubungan baik dengan sesama serta bertanggung jawab terhadap bangsa dan negara,” ujar Abdul Mu’ti.
Dalam kesempatan terpisah, Abdul Mu’ti juga menjelaskan pendekatan penguatan karakter yang diusung dalam perkemahan ini.
“Kegiatan ini adalah bagian dari penguatan pendidikan karakter yang kita selenggarakan dengan pendekatan yang humanis, inklusif, partisipatif dan penguatan hidden curriculum. Pramuka menjadi salah satu sarana untuk kita memperkuat pendidikan karakter dengan jiwa dan patriotisme kepanduan,” ungkapnya.
Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Budi Waseso, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Perkemahan Anak Indonesia Hebat sebagai bagian dari kolaborasi dalam penguatan pendidikan karakter generasi muda. Ia menyebut tahun ini perkemahan memberikan perhatian yang semakin kuat pada budaya sekolah aman dan nyaman.
Staf Khusus Menteri Bidang Teknologi Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, menambahkan bahwa kegiatan ini ditujukan bagi murid SMP terpilih dan dikemas secara edukatif, kreatif, dan kompetitif.
“Tema Perkemahan Anak Indonesia Hebat kali ini adalah Tunas Aman Sekolah Nyaman, dikemas secara edukatif, kreatif, dan kompetitif. Maksud dan tujuan Perkemahan Anak Indonesia Hebat ini adalah menumbuhkan generasi muda yang berkarakter kuat, adaptif, kolaboratif, mandiri, tangguh, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang luar biasa,” kata Gogot.
Perkemahan ini menjadi bagian dari implementasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Selain kegiatan kepanduan di alam terbuka, para peserta juga memperoleh pembekalan mengenai kepemimpinan dan sejumlah materi, termasuk tema “Tunas Kejujuran, Anti Korupsi” yang melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Referensi
- JPNN.com Jabar, “Kemendikdasmen Bentuk Karakter Siswa Lewat Perkemahan Anak Indonesia Hebat”, jabar.jpnn.com
- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, “Tumbuhkan Tunas Indonesia Hebat melalui Pramuka dan Pengalaman Bersama”, kemendikdasmen.go.id




















