Lewat Forum Anak, Pemkab Bangka Tengah Bekali Pelajar Literasi Digital

Sebanyak 46 perwakilan pelajar SMP dan SMA di Bangka Tengah mendapat materi literasi digital, psikologi remaja, dan pencegahan radikalisme daring melalui Forum Anak Selawang Segantang.

Avatar Redaksi

2 menit baca

Gedung SDN 16 Kurau di Koba, Bangka Tengah
Ilustrasi: SDN 16 Kurau di Koba, Bangka Tengah (foto arsip). Foto: Cun Cun/Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0.

KOBA, KALAWACA.COM — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, membekali 46 perwakilan pelajar SMP dan SMA dengan literasi digital dan pemahaman psikologi remaja. Kegiatan itu digelar melalui Forum Anak Selawang Segantang (FAST) di Gedung Diklat BKPSDMD Bangka Tengah, Rabu (28/10/2026).

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengatakan, program ini ingin membentuk anak muda yang mampu menyaring informasi dengan bijak, berpikir kritis, dan tidak mudah terpengaruh hal negatif. “Anak-anak kita perlu memahami berbagai tantangan kehidupan remaja saat ini,” ujarnya, seperti dilaporkan ANTARA.

Dari psikologi remaja hingga radikalisme daring

Materi disampaikan oleh psikolog dan personel Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri. Pembahasannya mencakup perkembangan psikologis remaja, pencegahan kekerasan di sekolah, dan ancaman radikalisme di ruang digital.

Menurut Algafry, FAST menjadi wadah bagi anak untuk menyampaikan aspirasi dan masukan bagi pembangunan daerah karena merekalah yang paling memahami kebutuhan sendiri.

Pelopor dan pelapor

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Bangka Tengah Wiwik Susanti berharap anggota FAST menjadi pelopor sekaligus pelapor. Artinya, mereka diharapkan memberi contoh dan berani melaporkan situasi yang membahayakan anak atau melanggar hak anak sesuai prosedur.

“Kita terus berupaya menumbuhkan keberanian anak untuk menyampaikan pendapat,” kata Wiwik.

Ia menambahkan, keterlibatan anak diharapkan memperkuat upaya mencegah kekerasan dan membangun lingkungan ramah anak di sekolah maupun masyarakat.

Bagi anak atau orang tua yang mengalami atau mengetahui kekerasan terhadap anak, layanan pengaduan SAPA 129 dapat dihubungi melalui telepon 129 atau WhatsApp 08111-129-129.

Referensi

  1. Ahmadi, “Pemkab Bangka Tengah tegaskan pentingnya literasi digital“, ANTARA Babel, 28 Oktober 2026.
  2. “Pemkab Bangka dan ANTARA perkuat literasi digital siswa lewat GESCA” (video), ANTARA Babel, 25 Oktober 2026.

Menemukan kekeliruan? Ajukan koreksi atau hak jawab.