Gangguan Teknis Saat TKA, Disdikbud Kalbar Pastikan Siswa Terdampak Ikut Ujian Susulan

Siswa kelas XII SMA/SMK di Kalimantan Barat yang terdampak gangguan teknis TKA akan mengikuti ujian susulan. Disdikbud Kalbar juga meminta PLN tidak memadamkan listrik di lokasi tes.

Avatar Redaksi

2 menit baca

Gedung Sekolah Dasar Negeri 14 Pontianak Kota, Kalimantan Barat
Ilustrasi: SDN 14 Pontianak Kota, Kalimantan Barat (foto arsip). Foto: Wadaihangit/Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0.

PONTIANAK, KALAWACA.COM — Siswa kelas XII SMA dan SMK di Kalimantan Barat yang terdampak gangguan teknis saat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dipastikan mendapat kesempatan ujian susulan. Jadwal susulan paling cepat 30 Oktober 2026, dengan kemungkinan gelombang lanjutan pada 1 atau 2 November.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar Syarif Faisal Indahmawan Alkadri menyampaikan hal itu saat meninjau pelaksanaan TKA di SMKN 5 Pontianak, Rabu (28/10/2026). “Insyaallah, hak anak-anak untuk mengikuti TKA tetap bisa difasilitasi,” ujarnya, seperti dilaporkan ANTARA.

Gangguan juga terjadi secara nasional

Menurut Syarif Faisal, hari kedua TKA berjalan umumnya lancar, tetapi gangguan teknis terjadi pada sesi pertama. Gangguan itu tidak hanya di Kalbar, melainkan juga terjadi di tingkat nasional. Jadwal susulan mengikuti keputusan panitia pusat.

Di Sekayam, gangguan dilaporkan dipicu pemadaman listrik. Disdikbud menegaskan siswa dan sekolah tidak bersalah atas kendala tersebut. “Jangan sampai kendala teknis membuat mereka tertunda atau bahkan batal mengikuti TKA,” kata Syarif Faisal.

Disdikbud Kalbar telah menyurati PLN agar pemadaman terencana menghindari wilayah sekolah yang sedang menggelar TKA berbasis komputer.

Jadwal TKA di Kalbar

TKA kelas XII SMA/SMK di Kalbar berlangsung 26 Oktober hingga 8 November 2026. Petugas monitoring dari Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bisnis dan Pariwisata (BBPPMPV Bispar), Asep, menilai SMKN 5 Pontianak siap. “Penataan panitia dan pengawas sudah sangat baik dan tertata,” katanya.

Kasus di Sekayam menunjukkan ketergantungan ujian berbasis komputer pada infrastruktur dasar seperti listrik dan jaringan, yang di daerah perbatasan dan pedalaman belum selalu stabil.

Referensi

  1. Rendra Oxtora dan Sucia Lucinda, “Disdikbud Kalbar pastikan peserta TKA terdampak kendala ikut susulan“, ANTARA Kalbar, 28 Oktober 2026.

Menemukan kekeliruan? Ajukan koreksi atau hak jawab.