
BOGOR, KALAWACA.COM — Diskusi buku “Memburu Muhammad” karya penulis Feby Indirani yang dijadwalkan berlangsung di Perpustakaan & Galeri Kota Bogor pada Minggu (20/9/2026) terpaksa dibatalkan secara mendadak. Keputusan ini diambil oleh panitia Pekan Sastra Bogor dan pengelola perpustakaan demi alasan keamanan, setelah menerima ancaman dari kelompok yang mengaku sebagai Front Persatuan Islam (FPI) – nama yang kerap digunakan simpatisan organisasi Front Pembela Islam setelah organisasi tersebut resmi dibubarkan pemerintah pada akhir 2020.
Diskusi tersebut sedianya mengusung tema “Bagaimana Cerita Mengganggu Cara Kita Memahami Agama?” sebagai bagian dari rangkaian Pekan Sastra Bogor 2026 yang didukung Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Namun, tajuk diskusi beserta judul buku kumpulan cerita pendek bergenre Islamisme Magis tersebut mendapat penolakan keras dari kelompok itu.
Melalui pernyataan tertulis yang dibagikan Feby Indirani, perwakilan kelompok tersebut mempersoalkan konten publikasi acara dan menuntut pembatalan total. Kelompok itu bahkan dilaporkan melayangkan ancaman secara ekstrem, menyatakan “siap perang” serta mengancam akan mengerahkan massa sekitar 200 orang ke lokasi acara jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.
“Pihak perpustakaan sebagai penyedia venue tentu cemas fasilitas mereka dirusak. Pihak panitia mencemaskan keamanan dan lancarnya keberlangsungan acara keseluruhan,” ungkap Feby Indirani lewat catatan pribadinya. Sebagai penulis, ia menyayangkan tindakan represif dan intimidasi ruang publik yang menurutnya mencederai kebebasan berekspresi.
Secara terpisah, panitia penyelenggara dari kolektif ALINEA (Asosiasi Penulis Cerita Agama dan Isu Populer) membenarkan pembatalan sesi tersebut. Panitia menyampaikan permohonan maaf kepada para calon peserta dan menegaskan keputusan itu terpaksa diambil setelah mempertimbangkan kondisi lapangan yang tidak lagi memungkinkan demi keselamatan bersama.
Kendati satu sesi dibatalkan, rangkaian acara Pekan Sastra Bogor lainnya dilaporkan tetap berjalan secara kondusif.
Referensi
- Unggahan Instagram Feby Indirani, instagram.com/p/Ddcz3vxzUSx
- Unggahan Threads @anisdanar, threads.com/@anisdanar
- Unggahan Instagram kolektif ALINEA, instagram.com/p/DdhzT5EgQlD
Catatan redaksi: Sumber informasi berita ini berasal dari pernyataan pihak-pihak terkait di media sosial. Kalawaca.com akan memperbarui artikel ini apabila ada konfirmasi resmi lebih lanjut dari pihak berwenang.


















