BOJONGGEDE, KALAWACA.COM — Eskalator utama masuk Stasiun Bojonggede kembali beroperasi pagi ini setelah sempat mati karena gangguan teknis.
Gangguan dan Penanganan
Menurut pernyataan PT Kereta Api Indonesia (KAI), eskalator mengalami kerusakan pada sistem kelistrikan yang menyebabkan penghentian layanan pada siang hari kemarin. Tim teknisi KAI melakukan pemeriksaan menyeluruh dan mengganti komponen yang rusak.
“Kami telah menyelesaikan perbaikan dan memastikan eskalator berfungsi normal kembali,” ujar juru bicara KAI dalam siaran pers yang diterima pada pukul 07.30 WIB.
Dampak Bagi Penumpang
Selama eskalator tidak beroperasi, penumpang, terutama yang membawa barang berat atau memiliki keterbatasan mobilitas, harus menggunakan tangga yang tersedia. Hal ini menimbulkan keluhan di media sosial dan meningkatkan waktu tempuh menuju platform kereta.
“Saya harus menuruni tiga tingkat tangga dengan koper, sangat menyulitkan,” kata seorang penumpang yang mengirimkan keluhan melalui akun resmi KAI.
Latar Belakang Stasiun Bojonggede
Stasiun Bojonggede terletak di jalur Bogor‑Depok‑Jakarta dan melayani ribuan penumpang setiap harinya. Eskalator yang terpasang pada tahun 2015 menjadi fasilitas penting untuk mempercepat alur penumpang, terutama pada jam sibuk pagi dan sore.
Keandalan fasilitas ini menjadi sorotan setelah beberapa kali terjadi gangguan serupa pada stasiun lain di jaringan KRL. KAI berkomitmen meningkatkan program pemeliharaan preventif untuk mengurangi kejadian serupa di masa mendatang.
Artikel ini disusun berdasarkan pemberitaan webleap.lifestyle (news.detik.com).




